Digitalisasi Dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Pengambilan laba oleh investor asing terjadi karena mereka percaya harga saham telah mencapai level tinggi setelah melewati poin 6.000 sejak pekan lalu. Selain itu, jatuhnya IHSG juga disebabkan oleh kekhawatiran Cina akan memotong impor batubara yang akan berdampak negatif bagi stok penambangan batubara. Ada 439.230 transaksi pada hari Rabu dengan 8,34 miliar saham senilai Rp8,17 triliun berpindah tangan. Gainers kalah jumlah dengan decliners sebanyak 131 saham menjadi 273 saham dan 103 saham tetap datar.

Pasar regional termasuk Nikkei mencatat penurunan indeks tetapi Hang Seng dan Strait Times mencatat kenaikan. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya untuk menghadapi era Industri 4.0 yang ditandai dengan kemajuan pesat dalam digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan.

“BUMN dan anak perusahaan mereka diharapkan untuk memberikan kinerja yang lebih baik, sehingga mereka akan dapat bersaing di masa depan, terutama di era industrialisasi,” Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi Farida Dwi Cahyarini menyatakan di BUMN (SEO) Acara Branding dan Marketing Award diadakan di sini pada hari Rabu. Visit San Diego Hills.

Cahyarini menunjukkan bahwa Indonesia agak tertinggal dari negara tetangga. Sebagai contoh, Thailand sejak tahun 2014 telah memeluk Industri 4.0, sementara pemerintah Indonesia baru-baru ini memulai konsep tersebut pada sekitar tahun 2018. Cahyarini mencatat bahwa era Industri 4.0 ditandai oleh perubahan, terutama dalam hal teknologi digitalisasi, sehingga pola kepemimpinan juga harus ditingkatkan.

Cahyarini memperingatkan terhadap kepemimpinan yang gagal mengimbangi kemajuan teknologi. Oleh karena itu, Cahyarini menyatakan bahwa BUMN dan berbagai anak perusahaannya juga diharapkan untuk beradaptasi dengan berbagai kemajuan teknologi, seperti digitalisasi, yang saat ini sedang diterapkan di beberapa sektor.

Cahyarini mengingatkan bahwa jika para pemimpin BUMN gagal mengubah pola pikir mereka sesuai dengan Industry 4.0, maka di masa depan, perusahaan-perusahaan itu akan tertinggal. Selain itu, peta jalan untuk Industri 4.0 juga harus diperiksa ulang secara berkala.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia di Komisi VII Ridwan Hisjam telah menekankan pentingnya pengembangan sumber daya manusia dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0.

Hisjam berpendapat bahwa Indonesia harus bekerja sama dengan pelaku industri dan pemerintah asing untuk meningkatkan kualitas sekolah kejuruan sambil secara bersamaan meningkatkan program mobilitas tenaga kerja untuk mempercepat transfer kemampuan.

Hisjam percaya bahwa di era Revolusi Industri 4.0, pola kerja sama dengan berbagai pihak harus diperbarui, terutama dalam hal inovasi.

Dia menambahkan bahwa universitas, terutama dosen, diharuskan untuk melakukan penyesuaian sejalan dengan perubahan yang terjadi di era Industry 4.0, seperti pengembangan teknologi online.

Industry 4.0, atau biasa disebut era Internet of Things (IoT), adalah fase dalam pengembangan teknologi yang melibatkan penerapan internet dan teknologi digital di berbagai bidang, termasuk pabrik, sistem pendukung pendidikan, dan juga dalam kehidupan sehari-hari, seperti belanja online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *