Perusahaan Energi Repsol Mengadakan Kontrak Kerja Sama

Satuan Tugas Khusus untuk Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah mengidentifikasi 10 wilayah kerja dengan potensi cadangan minyak dan gas. Menurut data SKK Migas, 10 area adalah Play Mesozoikum di Sumatera Utara, Basin Center di Pusat Sumatera, Play Basement Patah di Sumatera Selatan, Tarakan Lepas Pantai, Selat Jawa-Makassar, Lepas Pantai Kutai, Lepas Pantai Buton, Lepas Pantai Buton, Lepas Pantai Buton, Plio-Pleistosen dan Miocene Sandtone Play di Papua Utara, Jurassic Sandstone Play di Bird Body Papua, dan Warim Papua.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar mengkonfirmasi pada hari Jumat bahwa Indonesia memiliki ladang minyak dan gas raksasa di beberapa daerah. Gugus tugas telah menemukan cadangan gas alam dua triliun kaki kubik di Fractured Basement Play di Sumatra Selatan di wilayah kerja Sakakemang, di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan. Perusahaan energi Repsol mengadakan kontrak kerja sama.

Semoga itu akan mendorong semangat eksplorasi di Indonesia, karena ada banyak cekungan dan permainan yang belum dieksplorasi. Alhamdulillah, (terima kasih Tuhan), kami telah menemukan yang baru, katanya. Potensi cekungan gas yang ada dapat dioptimalkan dengan penerapan kerja keras dan teknologi baru, dengan penyesuaian dalam kebijakan sistem fiskal minyak dan gas.

Pemerintah juga akan mempermudah proses penawaran wilayah kerja migas kepada investor. Data pada cekungan terdaftar akan dibuka untuk analisis. Provinsi Aceh paling barat di Indonesia adalah satu-satunya wilayah di Indonesia yang secara resmi menerapkan syariah (hukum Islam) dalam kehidupan sehari-hari, sehingga ketika Aceh bertekad untuk mengembangkan dan mempromosikan industri pariwisata halal (diizinkan berdasarkan hukum Islam), ia tahu persis apa ini.

Karena provinsi ini kaya akan budaya, seni, keanekaragaman hayati, pemandangan alam, yang merupakan aset bagi pariwisata, pemerintah Aceh telah memutuskan untuk menetapkan pariwisata halal sebagai salah satu produk prioritasnya. Pariwisata halal telah berkembang pesat di dunia. Karenanya, Aceh harus memanfaatkan pariwisata halal. Oleh karena itu, pariwisata halal harus menjadi produk prioritas Aceh, Jamaluddin, kepala kantor pariwisata dan budaya Aceh, menyatakan di Banda Aceh, baru-baru ini.

Sejak 2014, telah ada booming di pasar pariwisata halal dunia. Dari total populasi dunia 6,8 miliar, setidaknya 1,6 miliar adalah Muslim, dan 60 persen dari mereka berusia di bawah 30 tahun. Pasar perjalanan Muslim menyumbang lebih dari $ 142 miliar pada tahun 2014.

Diproyeksikan bahwa jumlah pelancong Muslim akan mencapai sekitar 180 juta pada tahun 2020 dan akan mencapai 11,4 persen dari pasar, dengan pengeluaran yang diproyeksikan mencapai $ 212 miliar. Sembuh dari kehancuran tsunami 2004, Aceh memiliki sekitar 803 objek wisata dan 774 situs budaya yang tersebar di seluruh provinsi. Baca juga Mr.Bob kampung inggris pare kediri jawa timur program seru.

Untuk tujuan ini, Aceh menyelenggarakan kursus pelatihan untuk sumber daya manusia yang mendukung pariwisata halal. Puluhan anggota Asosiasi Pemangku Kepentingan Pariwisata Aceh (ASPPI) berpartisipasi dalam kursus ini. Pariwisata halal menghormati budaya Islam dan nilai-nilai hukum Islam, termasuk yang menyangkut makanan halal bersertifikat. Bahkan tanpa sertifikasi, produk makanan di Aceh, pada kenyataannya, dijamin halal. Namun, sertifikat juga diperoleh untuk meyakinkan wisatawan, katanya.

Dia meminta para pemangku kepentingan pariwisata di Aceh untuk mendapatkan sertifikat untuk produk mereka, termasuk makanan, keramahtamahan, dan layanan lainnya, untuk mendukung industri pariwisata halal Aceh. Pariwisata halal diharapkan dapat membantu pemerintah Aceh untuk memenuhi target menarik setidaknya tiga juta wisatawan domestik selama 2019. Target kami adalah untuk menerima sekitar tiga juta wisatawan domestik di Aceh tahun ini, kata Jamaluddin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *